
AEO (Fatty Alcohol Polyoxyethylene Ether), keunggulan utamanya—sifat pengemulsi, pembasahan, dan detergensi yang sangat baik, iritasi rendah, kompatibilitas tinggi dengan surfaktan lain, dan kemampuan terurai secara hayati yang baik.
1. Deterjen Binatu: Bertindak sebagai primer atau ko-surfaktan untuk meningkatkan penghilangan noda, mengemulsi kotoran berbahan dasar minyak, dan meningkatkan kelarutan deterjen.
l Deterjen cair: AEO-7 hingga AEO-9 (kandungan EO sedang). Bahan ini mengurangi pengendapan kembali kotoran pada kain dan meningkatkan pembilasan, sehingga pakaian menjadi lembut.
l Deterjen bubuk: AEO-3 hingga AEO-5 (kandungan EO rendah) digunakan sebagai alat bantu pengeringan semprot untuk mencegah penggumpalan. Mereka juga meningkatkan kekuatan pembersihan formulasi bubuk, terutama dalam air dingin.
2.Industri Tekstil:
l Pra-pencucian/Desizing: AEO (biasanya AEO-7 hingga AEO-9) bertindak sebagai bahan pembasah dan deterjen untuk menghilangkan kotoran dari kain mentah. Hal ini memastikan pencelupan dan pencetakan seragam di kemudian hari dalam produksi.
l Penggosok: Dalam penggosokan basa, menghilangkan bahan non-selulosa untuk meningkatkan daya serap kain.
l Pencelupan & Penyelesaian: AEO bertindak sebagai pengemulsi untuk pewarna berbahan dasar minyak dan zat perata untuk memastikan pemerataan warna pada kain, mengurangi goresan atau pemudaran.
[Barang] | [Batas] |
Penampilan (25℃) | Cairan tidak berwarna sampai agak kuning |
Bau | Tidak Ada Bau Khusus |
Nilai Hidroksil (mgKOH/g) | 197-203 |
Kelembapan (%) | ≤0.1 |
Nilai pH (larutan 1%, 25℃) | 5.5-7.5 |
Warna Hazen | ≤15 |
PEG(%,(m/m)) | ≤1.0 |


1. Sebagai surfaktan nonionik, industri pencucian berperan dalam emulsifikasi, pembusaan, dan dekontaminasi. Merupakan bahan aktif utama pada hand sanitizer, deterjen laundry, shower gel, deterjen laundry, deterjen, dan bahan pembersih logam.
2. Sebagai bahan pembantu percetakan dan pencelupan tekstil, industri percetakan dan pencelupan tekstil berperan sebagai pengemulsi:
bahan penembus minyak silikon emulsi, bahan perata, bahan minyak polipropilen.
3. Sebagai bahan penghilang tinta, deterjen karpet, dan penghilang resin dalam industri pembuatan kertas.
4. Produk lain seperti pengemulsi pestisida, pengemulsi minyak, pengemulsi minyak pelumas, dll.
');